Ads

Minggu, 01 Juli 2012

Pengertian Aneurisma, Penyebab, Gejala, & Pengobatan Aneurisma | Artikrl Info & Tips

Posted By: Tiga Sahabat - 08.21
Aneurisma (aneurysm) merupakan kondisi pelebaran pembuluh darah dan sering terjadi pada arteri. Aneurisma terjadi akibat melemahnya dinding arteri. Dinding arteri yang melemah pada akhirnya akan membentuk semacam kantung.Jika tidak ditangani, ukuran kantung akan semakin membesar yang kemudian pecah dan menimbulkan perdarahan. Aneurisme biasanya terjadi pada arteri di otak, perut, dan dada.
Secara umum, terdapat dua jenis aneurisma yaitu aneurisma otak dan aneurisma aorta. Aneurisma aorta sering terjadi di perut dan dada sehingga dikenal pula sebagai aneurisma aorta perut dan aneurisma aorta dada.

Penyebab Aneurisma

Penyebab kondisi ini tidak diketahui dengan pasti. Setelah melahirkan, wanita juga bisa mengalami aneurisma yang disebut aneurisma kongenital.

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena aneurisma yang meliputi tekanan darah tinggi, aterosklerosis, tingkat tinggi serum kolesterol, trauma atau cedera, merokok dan penggunaan tembakau, infeksi darah, usia tua, penyakit ginjal polikistik, alkoholisme, diabetes, dan riwayat keluarga.

Gejala Aneurisma

Gejala dari kondisi ini berbeda secara signifikan, tergantung pada lokasinya.
Misalnya, gejala aneurisma otak berbeda dari aneurisma aorta. Dalam kasus aneurisma otak kecil, gejala mungkin tidak selalu terlihat dan kondisi ini umumnya terdeteksi selama tes dan pemeriksaan yang dilakukan untuk kondisi lain. Terkadang, sejumlah kecil darah dapat bocor dari aneurisma dan menyebabkan sakit kepala hebat yang datang tiba-tiba.

Gejala Aneurisma Otak

Jika aneurisma otak pecah, terdapat beberapa gejala yang akan timbul seperti sakit kepala tiba-tiba dan intens, sakit leher dan kekakuan, mual dan muntah, pandangan kabur, kepekaan terhadap cahaya, mengantuk, gangguan berbicara, kebingungan dan kejang.
Di sisi lain, aneurisma otak kecil yang belum pecah mungkin tidak menimbulkan gejala apapun. Gejala lain yang mungkin timbul diantaranya adalah sakit di belakang atau di atas mata, pupil melebar, mati rasa, penglihatan ganda, atau kelemahan di satu sisi wajah.

Gejala Aneurisma Aorta
Aneurisma aorta mungkin tidak menunjukkan gejala apapun pada tahap awal. Biasanya, gejala dapat diamati ketika aneurisma tumbuh semakin besar. Aneurisma yang terdapat di perut atau aneurisma aorta perut dapat menyebabkan nyeri di dekat pusar, yang dapat menyebar ke punggung. Gejala lain meliputi pembengkakan perut, sensasi berdenyut di perut, mual dan muntah, dan denyut jantung yang cepat.

Pengobatan Aneurisma

Prosedur diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi kondisi ini antara lain : angiografi, CT scan, MRI, dan ekokardiografi. Jika masih berukuran kecil, dokter mungkin saja tidak akan melakukan tndakan, melainkan hanya memantau kondisi ini. Jika aneurisma semakin besar, maka umumnya tindakan operasi akan dibutuhkan. Jika aneurisma berada dalam perut, maka dokter dapat melakukan operasi aneurisma aorta abdominal endovascular. Untuk aneurisma aorta dada, operasi dianjurkan ketika aneurisma berukuran 5 cm atau lebih besar. Aneurisma otak juga diobati dengan operasi. Obat-obat tertentu juga diperlukan untuk pengobatan aneurisma otak yang terutama digunakan agar aneurisma otak tidak pecah. Obat-obatan tersebut termasuk calcium channel blockers, anti-kejang, penghilang rasa sakit, dll.
Aneurisma (aneurysm) bisa dicegah dengan mengontrol tekanan darah dan menjaga tingkat kolesterol pada tingkat yang sehat.

Sumber

About Tiga Sahabat

Hi, I am Hafeez Ullah Khan. A webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of geeks and professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar untuk membangun blog kecil ini. terimakasih

© 2015 - Designed by: Templatezy & Copy Blogger Themes